SELAMAT DATANG DI WEBSITE SOLOK FASHION OUTLET - SUMATERA BARAT

Mesjid Agung

Mesjid Agung Al-Muhsinin, Mesjid Kebanggaan Warga Kota Solok

Seleksi CPNS 2018

BKPSDM Kota Solok

Penataan ASN

Penataan ASN Aparatur yang berkualitas dan profesional.

Balaikota Solok

Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Solok

Alam Solok

Pembangunan Pertanian sebagai salah satu andalan Kota Solok

Tampilkan postingan dengan label kesejahteraan pegawai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesejahteraan pegawai. Tampilkan semua postingan

BPJS : SISTEM BARU PENDAFTARAN JKN-KIS

Untuk meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat BPJS terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam pelayanannya dengan berbasis teknologi. terobosan terbaru BPJS adalah Aplikasi Mobile JKN yang berjalan disistem operasi Android. 

Pengenalan Aplikasi JKN-KIS

Aplikasi JKN sudah bisa didownload di Play Store secara gratis. Disini masyarakat dapat mendaftar menjadi peserta JKN-KIS dengan menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga serta melengkapi data isian berupa Nomor HP, Alamat E-Mail, kelas perawatan, Alamat, dan Fotokopi buku tabungan Bank yang bekerjasama dengan BPJS. 

Pembukaan Oleh Ka. BKPSDM Bpk. NATSIRUDDIN, SH
 
Penyampaian Materi Sosialisasi
 

Kemudahan yang didapatkan dari Aplikasi JKN-KIS :
1. Kemudahan Mendaftar dan Edit Data Diri.
2. Mengetahui Data Diri dan Keluarga
3. Mengetahui Informasi Tagihan
4. Kemudahan Pelayanan di Fasilitas Kesehatan
5. Layanan Pengaduan dan Informasi seputar JKN-KIS

 Peserta Sosialisasi
 
 Peserta Sosialisasi
 
 Sesi Tanya Jawab
 
Semangat Peserta Sosialisasi

Rapat Koordinasi Kepegawaian 2017

Solok. (16/11/2017). Di penghujung tahun 2017, BKPSDM Kota Solok kembali mengadakan Rapat koordinasi Kepegawaian bagi pejabat/ ASN yang mengelola kepegawaian yang dilaksanakan Kamis, 16 November 2017 di Aula Bappeda Kota Solok. Rakor kepegawaian telah menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Solok. Rakor dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Drs.Yul Abrar dan dihadiri 70 orang terdiri dari Pengelola Kepegawaian dari seluruh SKPD/ Instansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Solok.


Tujuan dari rapat koordinasi tersebut adalah sebagai wadah sosialisasi aturan/ kebijakan baru dan penyamaan persepsi tentang hal-hal yang berkaitan dengan masalah kepegawaian. 

Pokok bahasan Rakor kepegawaian 2017 kali ini adalah tentang permasalahan seputar pengisian SKP dan proses kenaikan pangkat. 
Pembuatan SKP merupakan salah bagian penting dalam administrasi seorang ASN, karena itu terkait dengan karir ASN tersebut dan kedepan akan berpengaruh juga terhadap penghasilan yang diterima oleh seorang pegawai.

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Taspen


Para pensiunan diminta mewaspadai aksi penipuan berkedok undian atau pembagian tunjangan dari PT Taspen. Jika pensiunan menerima informasi atau telepon seperti itu mengatasnamakan Taspen, hal itu adalah tidak benar.

Kepala Cabang PT Taspen Persero Padang, Jhon Irwan menegaskan, PT Taspen tidak pernah menjanjikan undian, pembagian deviden, tunjangan atau reward kepada pensiunan peserta Taspen. Untuk itu, dia mengimbau peserta Taspen untuk tidak mempercayai jika ada informasi ataupun telepon tentang hal itu.

“Telepon-telepon undian atau hadiah deviden seperti itu merupakan aksi penipuan. Jangan percayai. Apalagi diminta mentrasfer uang tunai. Itu sama sekali tidak benar,” kata Jhon Irwan menegaskan.

Dia mengakui cukup banyak pensiunan peserta Taspen yang berhasil diperdaya oleh para penipu via telepon tersebut. Pensiunan yang menjadi korban baru diketahui setelah mereka datang ke kantor Taspen yang hendah menjemput hadiah atau deviden yang dijanjikan si penipu.

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan pensiunan yang menjadi korban, aksi penipuan dilakukan oknum via telepon mengatasnamakan Taspen. Dalam pembicaraan di telpon tersebut, si penipu mengatakan Taspen ada program undian, ada pula deviden atau pembagian keuntungan, dan juga reward.

Untuk mengantisipasi aksi penipuan tersebut, Taspen mensosialisasikan melalui media.  Taspen juga mengajak segenap masyarakat dan pembaca koran ini untuk memberikan informasi kepada tetangganya yang pen­siunan terkait aksi-aksi penipuan berkedok Taspen yang kembali marak tersebut.

Perlu diketahui, lanjut Jhon Irwan, pelayanan PT Taspen kepada pegawai negeri dan pensiunan bersifat cuma-cuma. Begitu juga untuk pembayaran uang pensiun dibayarkan melalui transfer via bank-bank kerjasama dan PT Pos

“PT Taspen memberikan pembayaran pensiunan kepada peserta dibayarkan melalui transfer, bank ataupun pos. Jadi tidak ada transaksi pembayaran tunai di kantor Taspen. Jadi jika ada penipun suruh menjemput uang pembagian deviden ke kantor Taspen, jelas ketahuan penipuannya. Jika masih ragu, pensiunan atau ASN/PNS dan masyarakat bisa mendapatkan informasi jelas dengan datang langsung ke kantor-kantor Taspen atau hubungan Taspen call center di nomor 021-500919 atau nomor Kantor PT Taspen Padang (0751) 31152,” tambahnya.

Sumber : Harian Haluan

Sosialisasi UU ASN dan Workshop PP 46 Tahun 2011

Untuk lebih meningkatkan pemahaman terhadap UU No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PP No. 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS, Badan Kepegawaian Daerah Kota Solok melaksanakan Sosialisasi UU ASN dan Workshop Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).
Kegiatan workshop ini dilaksanakan di Aula SMPN 5 Kota Solok, selama 3 hari yang diikuti oleh pejabat struktural eselon III dan kepala sekolah.


Melalui workshop ini diharapkan setiap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Solok mampu menyusun sendiri SKP sesuai dengan tugas jabatan dan rencana kerja tahunan instansi. Disamping untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja sesuai PP No 46 tahun 2011.

Melalui kegiatan workshop ini para peserta diberikan pengetahuan dan aspek penting lain mengenai tata cara penyusunan Sasaran Kerja PNS dan Penilaian Prestasi Kerja PNS, serta praktek langsung melalui simulasi tata cara penyusunan Sasaran Kerja PNS dan Penilaian Prestasi Kerja PNS. Setelah workshop diharapkan peserta yang telah mengikuti kegiatan workshop dapat menyampaikan dan berbagi pengetahuan yang telah diperoleh kepada Pimpinan dan mengajarkannya kepada PNS lainnya di Instansi masing-masing.

Rasionalisasi Pegawai yang Rasional

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi meminta kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memahami rencana rasionalisasi pegawai secara rasional, bukan emosional.

Saat ini menurut Yuddy, ada sekira 244 kabupaten/kota yang komposisi belanja aparatur pada APBD-nya diatas 50 persen. Hal tersebut merupakan fenomena pemerintahan yang kurang rasional, harusnya sebagian besar APBD dialokasikan untuk belanja publik.

"Karena itu harus ada rasionalisasi pegawai. Diawali audit organisasi, dilanjutkan pemetaan pegawai, serta nantinya berujung pada pengurangan pegawai secara proporsional sesuai dengan kondisi objektif masing-masing," ungkap Yuddy.

Rencana tersebut saat ini dalam pengkajian jajaran Kementerian PANRB.  Ada tahapannya dan semua itu akan dilakukan dengan pendekatan yang rasional. Dalam waktu dekat, Kementerian PANRB akan mengeluarkan aturan teknis untuk memetakan SDM di daerah, baik dari sisi jumlah maupun jabatan untuk mengetahui kebutuhan SDM yang diperlukan.

Dengan kebijakan rasionalisasi, pemerintah menargetkan penurunan belanja pegawai secara nasional dari 33,8 persen menjadi 28 persen dari total APBN/APBD selama rentang 2015-2019.

"Dengan target menurunkan sekitar 5 persen belanja pegawai, baik pusat maupun daerah, diproyeksikan jumlah pegawai yang akan dirasionalisasi sekitar satu juta orang sampai tahun 2019," kata Yuddy.

Namun demikian, tambah Yuddy, pengurangan tersebut sebagiannya dapat dipenuhi melalui skema alami, yakni dengan menunggu pegawai yang pensiun yang jumlahnya sampai dengan tahun 2019 diperkirakan mencapai 500 ribu pegawai.

"Jadi bagi para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di daerah, khususnya Bupati dan Walikota tidak perlu khawatir. Silahkan lakukan audit organisasi dan petakan pegawainya masing-masing. Baru kemudian dianalisis, berapa kebutuhan pegawai serta bagaimana kemampuan APBD untuk membiayainya," terang Menteri Yuddy.

Menurutnya, daerah yang komposisi belanja pegawainya lebih besar daripada belanja publik, bahkan ada yang sampai menembus 70 persen, masuk dalam kategori tidak aman karena akan mengalami kesulitan dalam membiayai kebutuhan pembangunan. "Untuk memperbaiki jalan, memberikan layanan kesehatan dan pendidikan yang bagus, serta layanan dasar lainnya tidak akan mampu. Pembangunan daerahnya pasti terhambat," kata Yuddy.

Karena itu, bagi pemerintah daerah yang belanja pegawainya tambun agar mengevaluasi diri dan jangan berpikir nambah terus formasi. Menteri Yuddy menegaskan, bagi daerah yang belanja pegawainya lebih besar dari belanja publik, pemberian formasi pegawainnya benar-benar dilakukan secara ketat.

Kebijakan rasionalisasi pegawai ini rencananya akan dilaksanakan mulai tahun 2017. "Desainnya sedang kami persiapkan, berbagai dampaknya pun tengah kami hitung dan kami antisipasi. Isyaallah akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kinerja pemerintahan, serta tidak akan menimbulkan kegaduhan," tutur Yuddy.

Daftar Kartu Pegawai yang telah siap pengurusan

Kartu-kartu Kepegawaian


Berikut kami sampaikan daftar kartu kepegawaian (KARPEG, KARIS, KARSU) periode usulan Mei 2015 yang telah selesai dicetak dan dapat diambil ke BKD Kota Solok (Bidang Kesejahteraan dan Disiplin Pegawai).

KARTU PEGAWAI (KARPEG)
NO
NAMA
UNIT KERJA
1
Sinta Indah Astuti,SE
SMAN 3
2
Fitri Yeni
SMAN 3
3
Werry Hapsari, S.Kom
SMAN 1
4
Elmayunita
SMAN 3
5
Ramayari Safitri BR. Hutagalung, S.Sos
Disdukcapil
6
Aflahuddin,S.Pd
SMAN 1

KARTU SUAMI (KARSU)
NO
NAMA
NAMA SUAMI
UNIT KERJA
1
Sofia Lasmita, S.Pd
Amrial.A
SMKN 1 Solok
2
Vina Yuniarti
Doni Afrizon
Bagian Umum
3
Yenna Muriaty
Denny Pratama Wesra, A.Md.Kep
Kel. Tanjung Paku
4
Alita Sisfarina, S.Pd
Junaldi
SMAN 4
5
Ratna Dewi, S.Pd, M.Si
Aria Kusuma Putra
SMAN 4
6
Dra. Milliarni
Drs. Febrizal Zuardi
SMAN 4
7
Sri Rahmayanti, S.Kom
Yunaldi
SMAN 4
8
Meri Herlina, S.Pd.I
Abrar, A.Md.Kep
SMAN 4
9
Dra. Ridaryetty, MP.d
Drs. Hazwiyaldi
SMAN 4
10
Mira Ruhaida, S.Psi
Afriyandi Musra, ST, MT
BKD
11
Desi Arnita, A.Md
Zulfitri
SMPN 3
12
Ernilis Fitri, SH
Ilham
Kel. IX Korong
13
Rini Anas
Zul Harapan, SE
SMPN 3
14
Fatmadewi, S.Pd
H. Alfi Andri
SMAN 1
15
Riza Ulfah, S.Ap
Andri Rahmadian Rusli
Bagian Pemerintahan
16
Mardeni Sauci
Riki Maflindo
SMPN 2
17
Yanti Natalia, A.Md
Andrie Adiyus
SMAN 1 Solok
18
Adrisnayenti, S.Pd
Erratius, S.Pd, MM
Dinas Pendidikan
19
Lola Febrina, SEI
Ade Kurnia, S.Kom
BKBPMP

KARTU ISTRI (KARIS)


NO
NAMA
NAMA ISTERI
UNIT KERJA
1
Arlis
Eliza Yuvita
SMAN 3
2
Yulindo Parmana, SE
Ramayani Syafitri B
KBPMP
3
H. Sakirman, S.Sos
Darnetty
BKD
4
Drs. Aprizal. Z
Linda Yasmeri, S.Pd
SMAN 4
5
Afriyandi Musra, ST, MT
Mira Ruhaida, S.Psi
Bag. PAP
6
Budi Wirza Azhari
Yelli Betri
SMAN 3
7
Amril, SP
Nurdiwati
Bag.Perekonomian
8
Ade Kurnia, S.Kom
Lola Febrina, SEI
BKBPMP

Bagi nama-nama yang tersebut diatas diharapkan untuk segera datang dan mengambil kartu kepegawaiannya.